Club Alacarte: Hidup Enak Penuh Kemudahan dalam Satu Genggaman


Setiap orang punya pilihan untuk hidup seperti apa. Lifestyle yang bagaimana yang diinginkan dijalani di hidupnya. Tetapi, untuk hidup di kota besar, dan dengan penuh kesibukan dan keruwetan sehari-hari, mengatur lifestyle mungkin tidak mudah, merepotkan dan harus keluar biaya banyak: member klub ini itu demi sosialisasi. Tetapi, jaman yang sudah memasuki digitalisasi ini, tidak ada yang tidak mungkin. Baca lebih lanjut

Menyoal Isu Lingkungan Hidup dalam Konten Iklan Politik Capres


Hiruk pikuk mengenai Pemilu 2019 nanti nampaknya sudah terdengar gaungnya sejak pertengahan 2018 lalu. Tapi, apakah sampai di bulan kedua tahun 2019 ini kedua pasangan calon presiden sudah memiliki pemilih yang jelas? Atau, sudahkah mereka mengkampanyekan program-program mereka sehingga potensi pemilih golput atau swing voters bisa diminimalisir? Nampaknya, masih banyak hal-hal yang masih luput dari konten iklan politik para pasangan calon presiden ini. Salah satunya adalah isu lingkungan hidup.

Baca lebih lanjut

Review Film: Terlalu Tampan


Adakah yang sudah menonton Film Terlalu Tampan? Hm, inilah film yang pertama kali diadaptasi dari komik lokal Indonesia yang diterbitkan dengan platform web komik, Line Webtoon. Komik Terlalu Tampan sendiri sangat amat populer dengan pembaca yang rata-rata per episodenya sekitar 50ribu like dan di awal episode lebih dari 99.999++ pembaca. Komik ini tamat di episode 100 tanpa alasan yang jelas (hanya karena penulisnya mau menamatkannya saja). Oke kita coba ulas filmnya yuk! Baca lebih lanjut

Kinerja Pertanian: Bekerja Dalam Senyap


Gorontalo, 30 Januari 2019, mengawali awal tahun 2019, diadakan forum diskusi yang dihadiri oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Gubernur Provinsi Gorontalo Rusli Habibie. Topik yang diangkat adalah mengenai “Pengembangan SDM dan sektor Pertanian di Gorontalo”.

img_20190130_110131

Gubermur Provinsi Gorontalo Rusli Habibie bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Moderator acara Wakil Rektor I Universitas Negeri Gorontalo Mahludin

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memaparkan hasil-hasil prestasi pertanian Indonesia selama 4 tahun menjabat. Antara lain adalah mempercepat proses penanaman investasi yang semula butuh berhari-hari menjadi hanya beberapa jam saja, mempersingkat proses pengadaan bibit dan pupuk yang semula tender menjadi penunjukan langsung, dan juga mengembangkan inovasi-inovasi teknologi.

img_20190130_095506

Pemaparan Menteri Pertanian mengenai Kenaikan Investasi Pertanian dari 2013 hingga 2016

Salah satu inovasi yang digadang-gadang dalam pertanian adalah sistem irigasi tetes, yang mana sangat signifikan terhadap hasil pertumbuhan tebu. Selain itu dalam bidang peternakan, inovasi yang dilakukan adalah pembelian sperma atau semen beku sapi Belgian Blue dari Belanda yang rata-rata dalam usia 1 tahun bobotnya sudah mencapai 1 ton. Dengan pengembangan sapi jenis ini, maka diharapkan sapi-sapi yang baru lahir jenisnya besar dan dapat mendorong meningkatkan hasil produksi daging sapi.

Gubernur Provinsi Gorontalo Rusli HabibieĀ  memaparkan hasil kerja selama menjabat, yang mana beliau menjabat selama 2 periode. Dalam kurun waktu tersebut, Gubernur tidak hanya mengusahakan sektor pertanian tapi juga kelistrikan, dengan pembangunan pembangkit listrik di Paguat sebesar 100 MW serta direncanakan tahun 2019 pembangunan pembangkit listrik di Anggrek sebesarĀ  2×25 MW selesai. Tingkat penggunaan listrik yang semula 48%, sekarang meningkat menjadi 98%.

Rusli Habibimenyatakan bahwa kemiskinan di Gorontalo meningkat seiring dengan meningkatnya hasil pertanian provinsi Gorontalo. Hal ini sejalan karena mayoritas penduduk Gorontalo adalah petani, sehingga apabila sektor pertanian bagus, berdampak secara langsung pada para pelaku sektor industri.

Beberapa pertanyaan ataupun permintaan dari para pelaku usaha adalah antara lain meminta agar harga korpra pada saat panen tidak terlalu jatuh, karena biasanya permasalahan petani adalah jika panen raya maka harga langsung turun drastis. Sementara saat ini baru beberapa komoditas yang diatur untuk penetapan harga minimal dengan pembuatan MOU antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan. Hal ini akan segera ditindaklanjuti oleh Menteri Pertanian.

img_20190130_103506

Salah satu peserta dari pelaku usaha menyatakan pendapatnya kepada Menteri Pertanian dan Guubernur Provinsi Gorontalo.

Selain itu terdapat beberapa permintaan alat pertanian, seperti misalnya pengering piping jagung, yang diharapkan dapat diberikan pada para petani jagung sehingga dapat meningkatkan produktivitas komoditas jagung. Terlebih tahun ini target untuk ekspor jagung dari Provinsi Gorontalo harus ditingkatkan daripada sebelumnya.

Forum Merdeka Barat 9: Gelar Diskusi Pertanian di Provinsi Penghasil Ekspor Jagung Terbesar


Barangkali, di antara kita ada yang bertanya-tanya, apakah ada diskusi yang mempertemukan pemerintah sebagai pengambil kebijakan dengan rakyat, selain dengan cara demo anarkis yang cenderung tidak efektif atau demo yang kurang efektif dalam menyampaikan pendapat. Pun, mungkin sebagian orang berpikir forum yang ada biasanya hanya dibangun ketika menjelang kampanye untuk membuat janji-janji yang tidak bisa langsung dieksekusi.

Sebuah gebrakan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo dengan menginisiasi Forum Merdeka Barat 9 adalah sebuah hal yang bagus. Pemerintah, dengan menghadirkan Menteri dan juga Gubernur ikut berdiskusi bersama rakyat yang terkena dampak langsung atas kebijakan yang diambil pemerintah.

Pada hari Rabu tanggal 30 Januari 2019, bertempat di aula Rumah Jabatan Gubernur Provinsi Gorontalo, digelar diskusi dengan tema “Pembangunan SDM dan Sektor Pertanian di Gorontalo. Acara ini menghadirkan narasumber Menteri Pertanian Andi Arman Sulaiman, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, dan dimoderatori oleh Wakil Rektor I Universitas Negeri Gorontalo Prof. Dr. Ir. Mahludin H. Baruwadi, M.P.

Persiapan Dimulainya Acara

Persiapan Dimulainya Acara

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan juga pembacaan doa. Kemudian, MC langsung menunjuk moderator untuk memimpin jalannya acara diskusi pada pagi hari itu.

Sebelum dimulai diskusi, diputar terlebih dahulu video mengenai Forum Merdeka Barat 9. VIdeo ini menjelaskan mengenai apa itu FOrum Merdeka Barat 9 dan juga kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan. Selain itu juga diputar video 4 tahun kerja Pertanian Indonesia. Dalam video tersebut dipaparkan mengenai pencapaian pertanian Indonesia selama 4 tahun antara lain: penurunan inflasi bahan makanan, ekspor pertanian yang meningkat, peningkatan investasi pertanian, peningkatan produksi yang meningkatkan PDB sektor pertanian, NTUP (Nilai Tukar usaha Petani) naik, penurunan angka kemiskinan, serta menerima penghargaan revolusi mental reformasi birokrasi.

Menteri Pertanian Andi Amran menjelaskan juga selain itu bahwa pada Maret Tahun 2018, penurunan kemiskinan penduduk di perdesaan turun sejumlah 15,81 juta jiwa atau turun sebesar 10,88% dibanding Maret 2013. Penurunan kemiskinan antara kota dan desa lebih banyak di desa. Dan, penurunan kemiskinan tertinggi di Indonesia terjadi di Provinsi Gorontalo.

Ekspor komoditas pertanian juga mencatatkan prestasi yang baik. Yang dulunya Indonesia impor komoditas pertanian, selama kurun waktu 4 tahun bisa membalikkan keadaan dengan kepsor pertanian. Komoditas pertanian yang berhasil menorehkan prestasi ekspor terbaik antara lain: beras, jagung, buah manggis, bawang merah, dan pisang. Khusus untuk jagung, Gorontalo penyumbang ekspor terbesar dari seluruh provinsi di Indonesia.

Hal ini tidak terlepas dari usaha-usaha yang telah dilakukan Kementerian Pertanian, antara lain mempercepat proses investasi, yang dulunya memakan waktu berhari-hari, sekarang hanya hitungan jam saja. Permasalahan seperti terlambatnya bibit dan juga pupuk karena menunggu proses tender hingga bulan Maret, diganti dengan proses penunjukan langsung sehingga proses tanam bisa tepat waktu dan bibit serta pupuk yang ada tepat guna.

Dari kiri ke kanan: Gubernur Provinsi Gorontalo Rusli Habibie, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Wakil Rektor 1 UNG Mahludin

Dari kiri ke kanan: Gubernur Provinsi Gorontalo Rusli Habibie, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Wakil Rektor 1 UNG Mahludin

Pemaparan selanjutnya adalah dari Gubernur Provinsi Gorontalo Rusli Habibie yang memaparkan mengenai Capaian Pemabngunan Pertanian dan Pendidikan di Provinsi Gorontalo: Success Story 2012-2019. Gubernur Rusli Habibie menjelaskan beberapa program unggulan antara lain: pendidikan dan kesehatan gratis, peningkatan dan pengembangan infrastruktur, serta ekonomi kerakyatan.

Ada anekdot bagi petani jagung yang dikatakan oleh Rusli Habibie. Jagung bahasa Gorontalonya adalah milu. Jadi biasanya sering menjadi bahan candaan, bahwa petani milu nasibnya memilukan. Akan tetapi hal ini tidak berlaku lagi karena petani jagung di Gorontalo bahkan menorehkan prestasi ekspor jagung terbesar.

Setelah pemaparan dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan juga Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, industri kecil menengah diberi kesempatan untuk mengutarakan testimoni kinerja pemerintahan selama ini, dan juga jika ada uneg-uneg, maka akan segera ditindaklanjuti baik oleh Menteri Pertanian atau oleh Gubernur Gorontalo. Terakhir, acara ditutup dengan foto bersama.

img_20190130_110840

Foto bersaama dengan jajaran undangan Forum Merdeka Barat 9.