Hijrah Kedua


Andai waktu bisa berputar kembali…. Aku betul-betul kangen masa itu. Ini adalah masa hijrah yang kedua. Yang pertama tentu adalah tahun lalu, saat aku meninggalkan kampong halaman dan hijrah ke ibukota. Tidak ada hal yang dikhawatirkan meski sebelumnya aku selalu tidak pernah bermimpi menjejakkan kaki ke sana dalam jangka waktu yang lama.

Baca lebih lanjut

Iklan

Menjawab Surat Terbuka Komunitas CONQ #LGBT


Iwan Yuliyanto

Bismillah …

Di bulan Agustus ini, masyarakat Indonesia dikejutkan dengan adanya 2 komik edukasi anak berjudul “Why? – Puberty” dan “My Wondering Body” terbitan Elex Media Komputindo, yang dinilai bisa merusak keyakinan beragama dan budaya bangsa kita, karena secara provokatif dan terang-terangan menyebarkan propaganda LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Visualisasinya secara vulgar menyampaikan pesan: [1] mengajarkan bahwa sesama jenis juga bisa saling mencintai; [2] ajakan untuk menjadi homoseksual; [3] visual lesbian berciuman; [4] visual ajakan melakukan maksiat (disertai ekspresi tubuh). *klik link tersebut untuk melihat visualisasinya*

Lihat pos aslinya 3.183 kata lagi

Tempat Yang Ditakdirkan


Tahun lalu, aku mencari pekerjaan baru, dan entahlah pengumuman itu tiba dan yang tercepat yang saya ambil, layaknya oportunis sejati. Yah biarlah. Saya sebagai perempuan memang pengennya mandiri, walaupun ketika menikah tidak wajib kerja, tapi ketika belum menikah, maka saya wajib menghidupi diri sendiri. Baiklah. Maka, demikianlah saya hijrah ke kota besar, kota yang dulu saya benci, kota yang saya tidak pernah mau lama-lama sampai lebih dari seminggu, tapi akhirnya saya harus bermukim di sini. Kota sejuta impian, di mana apa saja ada. Dan, di sini lah saya.

Baca lebih lanjut