Panggilan Allah itu Nyata


 

 

Awal tahun 2016, entah kenapa, tidak ada angin, tidak ada hujan, betul-betul sebetulnya belum ada keinginan mau pergi ke tanah suci, tapi ketika itu ada teman mempost di facebook dan memberitahukan tentang suatu travel. Saya langsung tertarik dan mendaftar. Memang sih saat itu masih agak lama saya transfer uang DP, karena sistemnya bisa bayar DP murah lalu dicicil sampai H-45 sebelum keberangkatan. Maka saat itu pun saya berusaha mencicil sampai akhirnya akhir tahun 2016 lunas. Sudah terbayang donk ya bagaimana saya akan di tanah suci nanti awal 2017. Sempet agak ragu awalnya, waktu telepon orangtua, lalu saya menyelidiki tentang travel ini, dan track record sejak berdiri, yaitu 2010 sudah cukup bagus, bahkan cabang sudah ada 10, walaupun mayoritas di Jabodetabek dan sekitarnya, tapi yang di luar daerah ada di Pekanbaru, Makasar, Solo, Surabaya juga. Ada ijin menyelenggarakan umroh juga dari Kemenag. Ketika yakin travelnya terpercaya, saya pun mulai bayar DP dan mencicil.

Mungkin saya masih banyak dosa, harta yang saya dapat tidak halal, atau mungkin syubhat, atau mungkin dosa saya yang mana yang bisa membuat saya tertunda keberangkatan ke tanah suci.

Mendadak, travel yang saya pakai chaos. Kalau saya bilang sih mis-management. Sampai akhir tidak mau mengaku kesalahan sistem yang mana yang membuat travel ini gagal memberangkatkan jamaah umroh sejak Februari 2017. Dan terakhir keberangkatan pertengahan Maret 2017 dan setelah itu macet. Refund Macet mulai awal April. Bulan Maret beberapa jamaah yang sudah refund sudah dapat pengembalian setengahnya (dan itupun harus datangi ke kantor pusat travel ini), sebab April mayoritas cabang sudah tutup dan ketika calon jamaah tanya, semuanya diarahkan tanya ke kantor pusat. Saya yang cuma satu kali diundur keberangkatanya, langsung tidak percaya dan langsung mengajukan refund. Tapi sayangnya saya sampai saat ini belum juga mendapatkan sepeser pun uang refund meskipun janjinya mau refund 100%. Saya udah pertama lihat tidak bisa percaya dan saya sungguh tidak tahu apakah uang saya bisa kembali atau tidak. Lain kali akan saya tulis lebih lengkap. Tulisan kali ini cuma lebih mengarah ke refleksi diri saya sendiri, dan tentang travel adalah bagian kecil dari itu.

Akhirnya dengan didasari keinginan kuat untuk umroh, walau pun uangnya entah dari mana, memutuskan daftar ke travel lainnya dan cepat bayar DP.

Tapi sungguh, panggilan Allah itu bukan main-main karena ternyata sudah ganti travel pun, dan saya sudah pastikan ini berangkat, eh, seminggu sebelumnya, travelnya bilang kuota jika tidak memenuhi akan dibatalkan dan uangnya akan dikembalikan. Intinya tunggu sampai H-2 minggu sebelum keberangkatan kalau ada yang daftar sampai tanggal itu, ya bisa berangkat, kalau tidak, ya mundur sampai setelah musim haji selesai.

Rencananya mau ambil uang DP kemudian mau cari travel lainnya, tapi ya entahlah. Kalau Allah memang manggil ke Baitullah pasti akan ada jalannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s