Tekanan


Silakan tertawa ketika saya bilang bahwa saya tertekan. Silakan menghina ketika saya bilang bahwa saya tertekan karena kuliah. Silakan katakan saya cengeng atau apalah karena saya sempat atau bahkan sering terkena sindrom-pengen-bunuh-diri. Tapi saya yakin bukan cuma saya sendiri. Saya sangat-sangat setuju dengan kata-kata Rancho dalam film 3 idiots.

rancho

3 idiots

“Ini adalah universitas, bukan panci bertekanan”

Maaf, maaf saja, ya kalau saya pribadi sangat merasakan bahwa kuliah itu penuh tekanan. Setiap hari adanya tugas, tugas, ujian, kuis, persentasi! Tugas terbagi lagi: tugas individu, dan tugas kelompok. Ujian juga ada 2: ujian tengah semester dan ujian akhir semester. Kuis ini tergantung kondisi. Persentasi biasanya sebelum ujian tengah semester dan setelah ujian tengah semester.

Apakah saya mengeluhkan dengan kuliah saya? O, tentu saja! Tetapi yang saya perlu garis bawahi di sini adalah sistem pendidikan kita. Sistem pendidikan di Indonesia menurutku sama saja dengan di India, seperti yang diceritakan dalam film 3 idiots. Sistem yang mengharuskan orang mendapat nilai bagus. Jika nilai tak bagus, maka orang tak akan menganggap, dunia akan meremehkan, dan tidak ada perusahaan yang berminat. Begitu? Pantas saja kan banyak yang mengulang mata kuliah demi meningkatkan IPK, walaupun mata kuliah tersebut sebenarnya sudah lulus. Banyak tuh kakak angkatan saya yang nilainya udah B, atau B+ tetap aja ngulang ngambil mata kuliah.

Saya waktu itu pernah takjub, lalu saya bertanya, ” Hah? B+? Kenapa ngulang, Mbak?”

Yang ditanyain cuma senyum aja, dan bilang untuk mengejar IPK supaya dapat cumlaude. Beberapa kakak angkatan yang saya dengar ceritanya juga nilainya udah B juga masih pengen diulangi! Maniak nilai A atau maniak dapat predikat cumlaude?

Pantas aja banyak joki. Liat aja berapa orang yang cuma butuh ijazah, tapi bikin tugas akhir atau skripsi aja ogah. Karena mikirnya cuma hasil akhir, skripsi atau tugas akhir banyak yang beli atau dibuatin orang lain. Nggak usah jauh-jauh, deh, liat aja Ujian Nasional SMA. Kata siapa soal Ujian itu nggak bocor? Tiap tahun pasti ada yang dapat bocorannya. Bocorannya pun dijual dengan harga yang mahal. Kenapa bisa murid SMA itu nekad beli jawaban bocoran? Mereka tertekan. Ya, kan? Mereka nggak percaya diri. Ya, kan? Mereka takut nggak lulus. Takut gagal. Takut nggak bisa. Dan ketakutan paling besar adalah anggapan orang-orang terhadap murid yang nggak lulus. Pasti di-cap: Bodoh. Ketakutan lainnya adalah nggak bisa ngelanjutin sekolah: takut nggak ada sekolah yang mau nerima anak nggak lulus.

Seorang dosen saya sedang mengadakan penelitian mengenai etika, kepemimpinan, jiwa kewirausahaan, dan teamwork mahasiswanya. Selain itu Dosen saya juga ingin meneliti keterkaitan antara masa studi dan IPK dengan waktu tunggu untuk mendapat pekerjaan dan gaji pertama. Ya, bagus, sih.. tapi saran saya beliau juga meneliti mengenai tingkat tekanan mahasiswa selama berkuliah dan .. mungkin juga setelah bekerja? Siapa tahu? Ya, kan?

Iklan

5 thoughts on “Tekanan

  1. Hmm ada artikel menarik tentang nilai or IP or ranking or whatever. 🙂
    “Everyone Should Get an A” dari David MacKay
    http://www.inference.phy.cam.ac.uk/mackay/exams.pdf

    IMHO, sebaiknya belajar tujuannya bukan untuk nilai tapi ilmu itu sendiri. Ujian-ujian di sekolah bisa dikalahkan. Sistem kebut semalam, menghafal sampai mati, fotokopi soal tahun sebelumnya. We just lie to ourself. 🙂

    • wah terimakasih y artikelnya.. hehehhe.. dibaca dulu.. 🙂

      ya sih klw tujuannya nilai emang gampang. sistem sks dah bisa dapat A (tergantung mata kuliahnya juga sih.. hehe)

    • mksdmu piye to, Yun?
      iya emang bnyk faktor yg memengaruhi IP tinggi dan bnyk faktor yg memengaruhi IP rendah.. lhaaa,, terus , Yun?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s